Sulit sekali mendeteksi serangan rayap. Yang paling sering terjadi adalah kita baru menyadari adanya serangan setelah melihat kerusakan yang ditimbulkannya. Beberapa kasus menjadi fatal karena struktur bangunan yang diserang tepat berada di atas kita. Kita tidak pernah tau kapan rayap-rayap itu memulai serangannya. Demi keselamatan penghuni bangunan, antisipasi sejak dini sangat perlu dilakukan. Beberapa tips di bawah ini dapat menjadi langkah awal untuk mengantisipasinya:
Hindari lahan bekas hutan atau kebun untuk membangun rumah
Kebun atau hutan menyimpan sumber makanan bagi rayap tanah (Coptotermes). Jika Anda harus mendirikan rumah atau banguanan di area bekas perkebunan atau hutan, sebaiknya lakukan pencegahan dengan chemical barrier, yaitu treatment anti rayap pra-konstruksi. Pekerjaan ini meliputi penyemprotan anti rayap pada permukaan tanah dan galian fondasi sebelum bangunan didirikan. Bahan kimia yang terkandung pada larutan termitisida akan mengikat tanah dan bertahan dalam jangka waktu yang lama. Sifatnya yang Knock Down akan mematikan koloni rayap yang sudah ada di bawah permukaan tanah, sifat residualnya akan menghambat kedatangan koloni rayap baru untuk jangka waktu yang lama.
Mengurangi penggunaan kayu pada struktur bangunan
Rayap memakan zat yang terkandung di dalam kayu, yaitu selulosa. Bagian-bagian rawan yang sering diserang adalah kusen-kusen dan rangka atap. Jika memang Anda memiliki anggaran yang cukup, mengganti kayu dengan logam baja ringan dapat menjadi pilihan yang bijaksana. Namun cara ini akan mempersempit area rayap untuk menjelajahi rumah Anda. Maka ketika mereka tidak lagi mendapatkan selulosa dari kayu, Anda perlu mengawasi bagian-bagian rawan lainnya dalam rumah Anda.
Melakukan treatment anti rayap pada permukaan Gypsum
Permukaan Gypsum terbuat dari kertas. Ketika rayap tidak menemukan selulosa lain pada bangunan, maka lapisan Gypsum ini yang akan menjadi sasarannya. Kertas pada Gypsum mengandung selulosa dan karena sifatnya yang lunak, kertas akan lebih cepat dihabiskan oleh rayap dan menjadikan kekokohan gypsum berkurang, sehingga hal ini tentu saja membahayakan. Cara mengantisipasinya adalah dengan menyemprotkan larutan termitisida dengan dosis yang akurat pada seluruh permukaan gypsum.
Beri jarak pada furnitur dan tembok
Rayap selalu memasuki bangunan rumah melalui celah-celah tembok. Dengan membawa jamur yang dapat mensintesa benda apa saja, rayap dapat dengan mudah melubangi beton untuk mencapai kayu yang paling dekat dengan tembok. Anda perlu memberi jarak sekitar 10 cm antara lemari kayu dengan tembok. Ini cukup membantu mengurangi resiko diserang rayap.
Gudang juga merupakan daerah yang paling sering diserang rayap. Yaitu jika di antara tumpukan barang-barang yang jarang dipindahkan terdapat kardus-kardus, lemari, palet dan benda lain yang mengandung selulosa. Anda perlu sering-sering merapihkan gudang, membuang kardus-kardus yang tidak terpakai, dan menjauhkan kayu dari tembok.
Proteksi Total pada seluruh bangunan rumah
Kita tidak akan pernah bisa menebak sisi mana yang akan diserang rayap, atau dari mana rayap akan memulai serangan. Melakukan proteksi total juga akan lebih menghemat biaya dibanding Anda harus melakukan renovasi di kemudian hari. Proteksi total dalah melakukan treatment anti rayap menyeluruh baik untuk bangunan jadi (paska-konstruksi) atau yang belum jadi (pra-konstruksi). Cara ini akan membunuh rayap yang sudah ada di bawah bangunan serta menghambat kedatangannya lagi dalam waktu yang lama. Invasi rayap terbang dari tempat lain tidak akan membahayakan karena seluruh struktur bangunan seperti kusen-kusen, lapisan gypsum, rangka atap, kitchen set, dan sebagainya diproteksi dengan anti rayap.
TENTANG RAYAP
Rayap adalah serangga perusak kayu. Terdapat ratusan spesies tersebar di wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya adalah yang paling bertanggungjawab atas kerusakan struktur bangunan atau material yang berbahan dasar kayu. Rayap Tanah (Coptotermes Curvignatus) adalah yang paling sering ditemui pada kerusakan kayu pada bangunan rumah.
Rayap tanah membangun koloni di dalam tanah. Dalam setiap koloni terdapat milyaran individu yang terbagi ke dalam kasta-kasta dengan tugas yang berbeda-beda.
Rayap Ratu dan Raja – Kasta Reproduksi Rayap Ratu dan Raja tugasnya hanya untuk bereproduksi. Ratu dapat bertahan hidup hingga 25 tahun dan menghasilkan jutaan telur. Telur-telur yang menetas akan menghasilkan kasta rayap lain. Ciri-ciri yang khas dari rayap ratu yaitu memiliki bentuk perut (abdomen) yang besar (hingga sebesar ibu jari) yang mengandung ribuan telur. Ratu ini tinggal di tengah-tengah sarang bersama Rayap Raja, hidup untuk makan dan bereproduksi.
Rayap Pekerja Rayap ini berjumlah ribuan dan hanya bertugas untuk mencari makan bagi koloninya. Jenis ini lah yang merusak struktur bangunan rumah Anda. Pekerja selalu bergerak vertikal hingga menemukan makanannya di luar sarang, dengan membangun jalur-jalur yang terbuat dari tanah. Mereka mengeluarkan cairan protein dari tubuhnya sehingga semua jalur yang dilalui rayap pekerja akan ditumbuhi jamur. Jamur-jamur ini dapat mensitesa benda apapun – seperti kayu – sehingga dapat menjadi lapuk. Rayap Pekerja mengambil makanannya (zat kayu atau cellulose) kemudian membawanya kembali ke sarang untuk memberikan makan pada sang Ratu.
Rayap Tentara Ini adalah kasta yang melindungi koloninya dari musuh alami yaitu semut. Rayap ini akan mengawal para pekerja dalam mencari makan. Ciri khas dari kasta tentara adalah memiliki kepala lebih besar berwarna gelap dan memiliki capit.
Laron Ini merupakan kasta reproduksi. Yaitu rayap bersayap yang terbang dan bereproduksi. Rayap ini sering muncul pada malam hari setelah turun hujan. Mereka akan membentuk pasangan-pasangan jantan dan betina, melepaskan sayapnya dan melangsungkan perkawinan untuk membentuk koloni baru. Setiap sepasang jantan dan betina akan membangun satu koloni baru. Maka dalam siklus hidup rayap akan terdapat banyak koloni yang tersebar di sekitar kita.
Mengapa Rayap Memakan Kayu
Rayap memakan zat selulosa (cellulose) yang terdapat di dalam kayu atau semua benda yang terbuat dari kayu atau benda mengandung selulosa seperti kayu bangunan, kertas dan kain katun. Serangga ini menguraikan selulosa menjadi senyawa-senyawa sederhana dengan bantuan enzim selulose. Senyawa-senyawa itulah yang dibutuhkan oleh rayap sebagai sumber energi bagi pertumbuhan dan perkembangannya.
Pola Serangan rayap tanah
Rayap tanah adalah mahluk kripto-biotik. Yaitu pola makan dan hidupnya selalu tersembunyi. Tubuh rayap dilapisi membran tipis yang peka sehingga serangga ini akan membawa tanah dan membentuk lorong-lorong/kanal untuk melindungi tubuhnya dari udara terbuka dan serangan dari binatang lain.
Rayap tanah akan selalu bergerak vertikal hingga menemukan makanan. Dalam bangunan seperti rumah tinggal, rayap tanah masuk melalui celah-celah tembok, menumpahkan protein di sapanjang jalur hingga menumbuhkan jamur, dan jamur akan mensitesa benda hingga menjadi lebih lunak dan dapat dilubangi oleh rayap. Ini adalah bentuk simbiosis mutualisma. Rayap yang membawa jamur tidak hanya akan merusak kayu melainkan juga semua benda yang dilaluinya.
Ketika mereka menemukan struktur bangunan yang mengandung selulosa (kayu dan lapisan kertas pada gypsum), maka mereka akan segera memakannya dan menjadikan kayu sebagai sarang kedua (secondary nest) untuk berkembang biak.
Rayap tanah senantiasa akan memilih obyek yang lebih lunak seperti rangka kayu pada plafon rumah dan atau lapisan kertas yang terdapat pada gypsum, sebelum kemudian menyerang kayu lain yang memiliki serat lebih keras.
Menyerang plafon dan memakan kayu kerangka serta lapisan kertas pada gypsum.
Tentang Anti Rayap
Misi kami adalah untuk menjadi mitra dan konsultan yang baik dalam bidang pengendalian hama perusak kayu bagi para client. Dengan didukung peralatan dan teknisi-teknisi yang handal serta berpengalaman, kami siap memberikan after sales yang memuaskan serta menggaransi kepuasan Anda.
Sudahkah bangunan rumah Anda dianti rayap?
Jasa Anti Rayap
menangani treatment termite conrol (pengendalian hama rayap atau jasa anti rayap – red) untuk wilayah Jabodetabek. Mulai dari pekerjaan pengendalian untuk rumah tinggal, gedung perkantoran, gudang penyimpanan hingga perkebunan. Kami memiliki tenaga-tenaga profesional yang berpengalaman dalam bidang pengendalian hama rayap serta menggunakan peralatan yang memadai, serta menggunakan chemical termitisida terpercaya untuk memberikan garansi perawatan dan kepuasan pelanggan.
Jenis pekerjaan treatment anti rayap
Jenis pekerjaan anti rayap disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan pelanggan. Antara lain;
Treatment Anti Rayap Pra-Konstruksi
Yaitu pekerjaan pengendalian rayap pada bangunan belum jadi (sebelum didirikan bangunan). Treatment anti rayap pra-konstruksi akan mengerjakan dua macam treatment yaitu:
Soil Treatment
Melakukan penyemprotan galian fondasi serta permukaan tanah dengan menggunakan larutan termitisida. Ini berfungsi untuk menghadang laju rayap tanah (Coptotermes Curvignatus – spesies rayap yang paling banyak merusak) atau disebut chemical barrier.
Wood Treatement
Melakukan penyemprotan, pencelupan atau penguasan seluruh material kayu dengan larutan termitisida untuk konstruksi bangunan seperti ranka atap, kusen-kusen pintu dan furnitur.
Kami memberikan garansi perawatan untuk Treatment Anti Rayap Pra-Konstruksi selama 5 tahun.
Treatment Anti Rayap Pasca-Konstruksi
Yaitu pekerjaan anti rayap untuk bangunan jadi. Jenis treatment juga meliputi soil dan wood treatment. Soil treatment: melakukan injeksi di sekeliling fondasi dengan larutan termitisida. Wood Treatment: melakukan penyemprotan pada plafon (rangka atap), permukaan gypsum, serta injeksi anti rayap pada kusen-kusen.
Konsultasi dan Survey Gratis
Kami ingin Anda tau bagaimana rayap atau hama perusak kayu menhancurkan struktur bangunan, sifat-sifat serangan dari jenis rayap yang berbeda serta bagaimana cara mengendalikannya. Untuk itu kami membantu Anda dalam menganalisa, memperkirakan anggaran (untuk renovasi atau treatment anti rayap) dengan memberikan konsultasi dan survey gratis. Untuk mendapat layanan gratis ini silahkan Anda menghubungi kami di:
Gracia Kreasindo Sub divisi Termite Control Service
Categories: Uncategorized